TSG – SPM @ MySharing & Investment Festival BEI

Praktisi Syariah Gunawan Yasni Rilis Novel Inspiratif

by Yudi Suharso on 22/10/2018
http://mysharing.co/praktisi-ekonomi-syariah-gunawan-yasni-luncurkan-novel-inspiratif/
Muhammad Gunawan Yasni (Kanan) usai acara bedah buku di Expo iB Vaganza Jakarta 2018 di Blok M Square, Jakarta (6/10).
“Sang Penatap Matahari”, begitulah judul buku novel karya Muhammad Gunawan Yasni, Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) – MUI. Apa saja kah hal menarik yang terdapat dalam novel tersebut?

“Mogayer sang penyendiri, yang kadang bersembunyi dalam keramaian, menutup diri dan menghindari cahaya matahari, menemukan pucuk-pucuk cintanya pada wanita-wanita luar biasa. Mereka bagai datang dari dunia lain. Khusus untuk melembutkan hatinya, mengusir kesepiannya, membentuk kepribadiannya, dan menumbuhkan rasa percaya dirinya.”

Begitulah sekelumit cuplikan pada pengantar back cover buku novel “Sang Penatap Matahari” karya Muhammad Gunawan Yasni, yang baru-baru ini diluncurkan di sela-sela Expo iB Vaganza Jakarta 2018 di Blok M Square, Jakarta Selatan, awal Oktober 2018 lalu.

Buku ini tentu menjadi menarik bagi kalangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air, karena mengingat penulisnya yang punya banyak jejak rekam kiprah dalam perkembangan industri ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Namun jangan salah. Penulis menuliskan buku ini bukan hanya untuk kalangan ekonomi syariah saja. Melainkan untuk semua kalangan (umum). Karena itu, buku ini ditulis dengan bahasa yang sangat universal.

Satu hal yang cukup menonjol pada novel ini adalah gaya penceritaan penulis yang unik. Karena si penulis menggunakan gaya bertutur seperti dalam skenario film. Begitu pula susunan bab-bab novel ini, juga seperti susunan movie script.

Narasi bercerita pada buku ini pun tergolong cukup unik. Karena di buku ini, terdapat tokoh pencerita yang berwujud sosok gaib semacam Qarin yang terus mengikuti si tokoh utama cerita yaitu Mogayer Gamil Yahya, seorang anak lelaki bungsu dari seorang duta besar.

Mogayer Gamil Yahya sendiri terlahir dengan kaki yang kurang sempurna. Pada masa kecilnya ia harus dioperasi serta terus disuplai obat agar kembali normal. Nah, lika-liku perjalanan hidup Mogayer dalam menapaki kehidupan di dunia ini menjadi dasar utama cerita novel ini, yang dipaparkan dengan baik oleh Gunawan Yasni, sang penulis yang juga dikenal sebagai pakar pasar modal syariah itu.

Bagaimana perjuangan Mogayer dalam menuntut ilmu, lalu Mogayer membuat tunduk preman di sekolahnya, serta yang paling menarik adalah bumbu-bumbu romantika si tokoh utama ini dengan beberapa orang wanita.

Sejatinya, novel Sang Penatap Matahari ini menampilkan kepada para pembaca, pengalaman tragis, dramatis, sekaligus romantis pada tokoh utama Mogayer Gamil Yahya ini.

Nah, bagi pembaca yang sebelumnya telah mengenal dengan baik sosok Gunawan Yasni, mungkin akan bisa merasakan, bahwa tokoh Mogayer ini seperti mereprentasikan sosok si penulis sendiri dalam lika-liku perjalanan hidupnya selama ini.

Yang menarik juga adalah, meskipun novel ini bersifat universal, namun pembaca akan tetap bisa merasakan spirit ekonomi dan keuangan syariah, ketika membaca novelnya sejak dari pembukaan.

Karena buku ini bersifat self publish, maka buku ini tidak dijual secara khusus di toko buku-toko buku. Bagi anda yang tertarik untuk memiliki dan membaca buku ini bisa memesan secara khusus kepada Ray (Reza Agusti Yasni) di 0882 13190671.

The Sun Gazer – Sang Penatap Matahari

Width : 15 cm, Height : 23 cm, Thick : 3.3 cm, Weight : 600 grams, Content : 454 Pages

Aku Saray …

Aku hanya ingin bercerita tentang Mogayer Gamil Yahya. Mungkin nama yang asing dan terdengar aneh. Nama yang membuat aku melintasi waktu dan masa untuk menunaikan amanah dari moyangnya. Memastikan dia menjemput takdirnya. Dalam sepi, aku adalah temannya. Dalam gundah gulana, aku ada di sisinya. Meskipun dimensinya berbeda denganku, tapi aku selalu ada untuknya. Aku tak terjangkau pandangan matanya, meskipun aku sangat dekat. Karena akulah pengasuh sejatinya.

Mogayer sang penyendiri, yang kadang bersembunyi dalam keramaian, menutup diri dan menghindari cahaya matahari, menemukan pucuk-pucuk cintanya pada wanita-wanita luar biasa. Mereka bagai datang dari dunia lain. Khusus untuk melembutkan hatinya, mengusir kesepiannya, membentuk kepribadiannya dan menumbuhkan rasa percaya dirinya. Kisah cintanya berliku, unik dan indah, karena datang dari ketulusan. dari mereka, dia belajar tentang kesetiaan, harga diri, empati, kejujuran, keberanian, juga kasih sayang.

Dia yang dulu selalu mengurung diri dalam kegelapan, sekarang adalah sang penatap matahari …

Dan aku Saray … Ini bukan kisah tentang aku.

Untuk para pembaca The Sun Gazer - Sang Penatap Matahari, sosok Saray adalah Qarin atau 'Ainul Mardhiyyah atau Malaikat yang diperuntukkan orang saleh karena selalu menjaga kesucian-Nya?